Memperbanyak Thawaf Sunnah

Bismillahirrahmaanirrahiim

Dari Ali bin Abi Thalib yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Perbanyaklah melakukan thawaf di Baitullah semampu kalian sebelum kalian terhalang untuk melakukannya." (Akhbar Mekkah, Fathul Bari, Musannaf Abdurrazaq).

Maka, berdasarkan hadits di atas, untuk para jamaah haji atau umroh diperkenankan untuk memperbanyak ibadah thawaf sunnah di Baitullah. Kapan pelaksanaannya? Ibadah ini dilaksanakan pada siang ataupun malam, pagi ataupun sore. Boleh. Dalam ibadah ini tidak ada keharaman waktu dalam pelaksanannya (thawaf sunnah).

Thawaf sunnah pun adalah sebuah tahiyyat (penghormatan) kepada Baitullah. dan sangat dianjurkan bagi setiap jamaah haji begitu masuk Masjidil Haram untuk mengerjakan thawaf sunnah selagi ada waktu.

Dan Masjidil Haram adalah satu-satunya Masjid yang bentuk tahiyyat (penghormatannya) adalah dengan thawaf sunnah, bukan dengan sholat sunnah 2 rakaat (tahiyyatul masjid). Bila waktu dan kondisi jamaah tidak memungkinkan untuk thawaf sunnah, para jamaah diperkenankan untuk menggantinya dengan sholat sunnah 2 rakaat, yaitu sholat tahiyyatul Masjid.

Tata cara thawaf sunnah adalah sama dengan thawaf lainnya dan tidak diikuti dengan sa'i.

Wallahu a'lam bis showab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiket Kereta Api "Go Show" dan Kereta Gajayana

Fitrah Cinta